Jumat, 06 Desember 2019

Sering Disamakan, Inilah Perbedaan Asuransi dengan Investasi


Sering Disamakan, Inilah Perbedaan Asuransi dengan Investasi

Asuransi terutama asuransi keluarga dan investasi memang masih sering disamakan. Dengan kata lain, asuransi kebanyakan dianggap sebagai salah satu bentuk dari investasi. Memang tidak dapat dipungkiri, terdapat penyedia jasa asuransi yang sekaligus memberikan produk berupa investasi. Sehingga hal ini membuat sebagian masyarakat berpikir, bahwa dengan menjadi pengguna asuransi berarti memiliki investasi jangka panjang.

Pemikiran seperti ini memang tidak salah namun kurang tepat ya. Asuransi dengan investasi memang memiliki kesamaan satu sama lain namun keduanya tidak menjadi satu kesatuan yang sama. Terutama di bagian tujuan dari pengelolaan keuangannya.

Perbedaan Asuransi dengan Investasi

Secara garis besar, investasi bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atas suatu komoditi yang diinginkan. Sedangkan asuransi tujuannya lebih kearah motif berjaga-jaga dan melindungi komoditas ataupun sumber daya yang dimiliki dari kerugian yang bisa saja terjadi.

Lalu apa saja perbedaan lain antara keduanya ? Simak ulasan berikut ya!

1. Hasil yang Didapatkan

Tentu antara keduanya ada perbedaan. Jika investasi, maka Anda akan mendapatkan aset sesuai dengan jenis investasi yang Anda jalankan. Biasanya orientasi dari investasi adalah keuntungan atau peningkatan nilai dari aset yang dimiliki. Sedangkan untuk asuransi, berorientasi untuk melindungi aset yang dimiliki.

Jadi, hasil yang akan didapatkan dari asuransi adalah uang pertanggungan yang akan dibayarkan jika terjadi hal-hal yang menyebabkan kerugian terhadap sesuatu ataupun seseorang yang tertanggung. Uang yang dibayarkan ini bersumber dari premi yang dibayarkan atas pembelian produk asuransi di setiap bulannya.

2. Risiko yang Dialami

Jika investasi, sesungguhnya memiliki risiko yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan, fluktuasi (naik-turunnya) harga pasar. Bisa saja Anda hari ini mendapatkan untung besar namun besoknya mengalami kerugian.

Berbeda dengan asuransi, ketika membeli produk asuransi, sudah sangat jelas didepan bahwa risiko seperti apa yang akan mendapatkan pencairan dana pertanggungan. Misalnya saja asuransi keluarga. Dana pertanggungan akan diberikan jika terjadi risiko seperti kematian, cacat, sakit dan risiko sesuai polis yang disetujui sebelumnya.

3. Pengeluaran Dana

Jika investasi, maka Anda dapat memiliki kontrol penuh atas dana yang harus Anda keluarkan untuk melakukan investasi. Baik untuk menambah maupun mengurangi jumlah invest. Namun jika asuransi, maka besarnya dana yang harus Anda keluarkan memiliki besaran yang tetap. Biaya ini disebut dengan premi. Jangka waktu pembayaran sudah diatur dalam polis.

4. Jenis Penggunaan Keuntungan

Walaupun sama-sama digunakan untuk menunjang masa depan, namun masih ada perbedaan di antara investasi dan asuransi. Jika investasi, maka keuntungan yang diperoleh dapat digunakan untuk apa saja karena sifatnya sebagai laba atas investasi yang dilakukan.

Sedangkan untuk asuransi, sifatnya lebih ke pengganti dari kerugian yang dialami. Jadi penggunaan keuntungan yang diperoleh lebih kepada pengurangan dampak negatif dari suatu risiko yang terjadi. Misalnya, dana yang didapatkan dari asuransi kesehatan, digunakan untuk berobat.

Demikian beberapa perbedaan antara investasi dengan asuransi yang bisa membantumu menentukan pilihan. Pilihlah sesuai kebutuhan dan dari lembaga terpercaya ya khususnya asuransi keluarga. Selamat mempersiapkan masa depan yang lebih baik.


0 komentar:

Posting Komentar