Dilanda Kekeringan, Warga Mandi dan Mencuci di Sungai Kotor

0


JAKARTA – Berkat Gerobak Perindo, usaha kuliner milik Ita Herawati berkembang pesat. Setiap harinya adia mampu mengantongi omzet hingga Rp1,2 juta per hari atau Rp36 juta per bulan.

“Dapat Gerobak Perindo ini dagangan saya jadi laris manis. Gerobaknya bagus, kelihatan bersih, kalau sebelumnya sudah kusam,” ungkapnya.

Sebelumnya, perempuan kelahiran Jakarta, 5 Januari 1975 itu berdagang menggunakan meja dan etalase kecil. Dia mulai berdagang pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Di pagi hari, yang dijajakkan berupa gorengan dan ketan. Sementara siang harinya, menjual nasi dengan aneka lauk pauk.

Menampilkan dagangan yang tertata rapi dengan Gerobak Perindo, ibu empat anak itu kini sering menerima pesanan nasi kotak. “Jualan saya makin ramai, Alhamdulillah,” katanya.

Ita berharap Partai Perindo terus memberikan perhatian besar kepada pedagang seperti dirinya dengan terus menyalurkan bantuan Gerobak Perindo gratis.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Hary Tanoe atas perhatian beliau kepada masyarakat, karena ini (Gerobak Perindo) benar-benar bermanfaat bagi pedagang kecil seperti saya. Semoga Partai Perindo ke depan menjadi lebih baik, lebih sukses,” tuturnya.

(thm)

SindoNews


Menarik Untuk Di Baca Juga:

Di Pekalongan, 280 Desa Darurat Kekeringan, Lima Ditetapkan Krisis Air Bersih Jateng, Radlis PEKALONGAN - 280 desa dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan ditetapkan siaga bencana kekeringan, sementara lima desa la...
Tiga SKPD Pemprov Sulsel Harus Sigap Atasi Kekeringan MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang mengatakan, sejauh ini memang kekeringan sudah terjadi di sejumlah daerah atau kabupaten, sehing...
Di Banjarnegara, Kekeringan Jadi Berkah Bagi Petani Kangkung BANJARNEGARA - Kekeringan yang melanda sebagian besar daerah di Pulau Jawa telah membuat warga menderita akibat kurangnya air bersih dan saluran irig...
Kekeringan, Ratusan Petani Dieng Sedot Air dari Objek Wisata BANJARNEGARA - Hujan yang tidak kunjung turun selama dua bulan terakhir membuat sumber mata air untuk pengairan lahan pertanian mulai mengering di ka...

No comments